SUPREMASI.id – Sebanyak 74 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersiap menorehkan pengalaman baru di luar negeri. Mereka resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, sebuah program yang tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, beradaptasi, dan memperluas jejaring di tingkat internasional.
Pelepasan mahasiswa KKN Internasional tersebut dibuka oleh Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Faisal, S.H., M.Hum. Kegiatan turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, S.H., M.H., Wakil Dekan III, Assoc. Prof. Dr. Atikah Rahmi, S.H., M.H., serta para dosen Fakultas Hukum UMSU.Bagi para mahasiswa, keberangkatan ke Malaysia bukan sekadar perjalanan akademik.
Mereka akan membawa identitas sebagai mahasiswa FH UMSU sekaligus menjadi representasi almamater di lingkungan masyarakat dan mitra pendidikan di negara lain.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Dekan Fakultas Hukum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, S.H., M.H., saat memberikan arahan kepada peserta.
Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sikap, etika, kedisiplinan, serta nama baik almamater selama mengikuti seluruh rangkaian KKN Internasional.
Menurut Zainuddin, kesempatan mengikuti KKN Internasional harus dimanfaatkan sebagai pengalaman untuk memperkaya wawasan. Interaksi dengan masyarakat dan lingkungan baru di Malaysia dapat menjadi pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah.
Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, menjalin kerja sama dengan masyarakat dan mitra, serta menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.
Belajar Melampaui Batas KampusKKN Internasional memberikan dimensi baru dalam proses pembelajaran mahasiswa. Pengalaman berada di lingkungan berbeda memungkinkan mahasiswa melihat persoalan sosial dari perspektif yang lebih luas sekaligus memahami keberagaman budaya dan pola kehidupan masyarakat.
Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Faisal, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang mengikuti program tersebut.Menurut Faisal, KKN Internasional merupakan kesempatan penting untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan internasional.
“Kegiatan KKN Internasional ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari lingkungan yang berbeda, mengenal budaya baru, membangun jejaring, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap jaga nama baik UMSU,” pesannya.
Pesan itu menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai peserta program, tetapi juga sebagai duta akademik yang membawa nilai dan identitas UMSU selama berada di Malaysia.
Wakil Dekan III Fakultas Hukum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Atikah Rahmi, S.H., M.H., turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan pentingnya kekompakan dan kepedulian antarmahasiswa selama mengikuti program. Setiap peserta diharapkan saling membantu dan menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
“Selama berada di Malaysia, mahasiswa bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Fakultas Hukum dan UMSU. Karena itu, tunjukkan sikap yang baik, disiplin, santun, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi 74 mahasiswa sebelum menjalani pengalaman akademik di Malaysia. Sebab, keberhasilan KKN Internasional tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari bagaimana mahasiswa mampu membangun hubungan positif dengan masyarakat dan mitra di tempat mereka mengabdi.
Program KKN Internasional ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMSU dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Mahasiswa diberikan ruang untuk memperoleh pengalaman belajar yang melampaui batas geografis kampus, mengenal budaya baru, serta membangun jejaring dengan lingkungan internasional.
Dari Malaysia, 74 mahasiswa Fakultas Hukum UMSU diharapkan pulang membawa lebih dari sekadar pengalaman. Mereka diharapkan membawa wawasan baru, kemampuan beradaptasi yang semakin kuat, jejaring internasional, serta pengalaman sosial yang dapat memperkaya perjalanan akademik dan profesional mereka.
Pada akhirnya, KKN Internasional bukan hanya tentang pergi ke negeri lain. Lebih dari itu, program ini menjadi perjalanan untuk belajar memahami perbedaan, membangun kolaborasi, mengasah kepedulian, dan menunjukkan bahwa mahasiswa UMSU mampu hadir sebagai generasi akademik yang berkarakter dan berdaya saing global.(*)
