Rektorat FC Ukir Sejarah, Lima Kali Beruntun Angkat Piala Rektor UMSU
SUPREMASI.id – Medan | Terik matahari yang menyinari tak menyurutkan semangat civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), yang berlaga dalam Turnamen Mini Soccer Piala Rektor UMSU 2026 di Lapangan Gajah Mada Medan, Sabtu (15/8/2026).
Dari pertandingan perebutan tempat ketiga hingga partai grand final, atmosfer kompetisi terasa begitu kuat. Namun, di balik duel antartim, turnamen ini menyimpan cerita yang jauh lebih besar: tentang persaudaraan, kebersamaan dan semangat membangun budaya hidup sehat di lingkungan kampus.
Dan pada akhirnya, sejarah kembali tercipta. Rektorat FC keluar sebagai juara Piala Rektor UMSU 2026 setelah menundukkan FEB FC dengan skor telak 3-0. Gelar tersebut sekaligus menjadi trofi kelima yang diraih Rektorat FC secara berturut-turut.
Sebuah catatan yang menegaskan dominasi Rektorat FC dalam perjalanan Turnamen Piala Rektor UMSU.
Partai puncak mempertemukan dua kekuatan terbaik turnamen, Rektorat FC dan FEB FC. Keduanya datang dengan dukungan penuh dari keluarga besar masing-masing unit.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., bahkan turun langsung ke lapangan dan mengomandoi Rektorat FC. Di kubu lawan, FEB FC dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMSU, Dr. Radiman, S.E.Sejak menit awal, Rektorat FC tampil agresif.
Permainan mereka terlihat lebih terorganisasi dan mampu mengendalikan tempo pertandingan. FEB FC berusaha memberikan perlawanan, tetapi kesulitan membongkar pertahanan Rektorat FC.Tiga gol akhirnya bersarang di gawang FEB FC tanpa mampu dibalas hingga pertandingan berakhir.
Yang membuat kemenangan itu semakin istimewa, salah satu gol Rektorat FC lahir dari kaki sang rektor. Prof. Akrim turut mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan keras yang membantu memastikan kemenangan timnya. Peluit panjang pun menjadi penanda pesta.
Bukan untuk pertama kali, tetapi untuk kelima kalinya secara beruntun.Bagi Rektorat FC, trofi tersebut bukan sekadar penghargaan atas kemenangan sebuah pertandingan. Ia menjadi simbol konsistensi dan kekompakan tim yang setiap tahun mampu mempertahankan performanya di tengah persaingan antarsatuan kerja di lingkungan UMSU.
Sebelum partai final, pertandingan perebutan posisi ketiga juga berlangsung menarik. Fahum FC berhadapan dengan Faperta FC dalam duel yang berlangsung ketat.
Fahum FC yang dikomandoi langsung Dekan Fakultas Hukum UMSU, Dr. Zainuddin, S.H., M.H., akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Hasil itu menempatkan Fahum FC sebagai juara ketiga, sementara Faperta FC harus puas berada di posisi keempat.
Dua pertandingan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi mini soccer yang mempertemukan tim-tim dari berbagai unit di lingkungan UMSU.
Turnamen Piala Rektor UMSU 2026 digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke-49 tahun 2027 yang direncanakan berlangsung di Kota Medan.
Selain mini soccer, rangkaian kegiatan olahraga juga diisi pertandingan bulutangkis. Para peserta tidak hanya berkompetisi memperebutkan trofi dan piagam penghargaan, tetapi juga hadiah dengan total nilai lebih dari Rp26 juta.
Meski kompetisi berlangsung serius di lapangan, semangat kebersamaan tetap menjadi pesan utama.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR KMA) UMSU, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum., yang mewakili Rektor UMSU dalam acara penutupan, menegaskan bahwa kegiatan olahraga tersebut sejak awal dirancang sebagai ruang untuk membangun persahabatan dan kebersamaan.
Menurut Faisal, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari kompetisi. Namun, keduanya tidak semestinya menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Dalam pertandingan ada yang unggul dan ada yang lebih unggul. Prinsipnya, semua tim, baik bulutangkis maupun mini soccer, adalah tenaga-tenaga atau kader-kader terbaik dalam insan olahraga,” kata Faisal.
Ia berharap energi positif yang muncul selama turnamen dapat dibawa ke lingkungan kerja masing-masing. “Setiap aktivitas ini hendaknya dijadikan sebagai spirit dan semangat untuk kita bekerja lebih baik lagi, memajukan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara agar lebih melejit lagi,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah upaya UMSU memperkuat berbagai sektor pengembangan universitas. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Akrim, M.Pd., UMSU terus mendorong penguatan pendidikan, digitalisasi, sumber daya manusia, riset dan inovasi, kerja sama industri hingga jejaring internasional.
Dalam beberapa waktu terakhir, UMSU memperluas kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis. Di antaranya melalui kerja sama dengan PT Riset Perkebunan Nusantara dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia, serta penguatan program internasional melalui berbagai kegiatan student mobility dan kerja sama perguruan tinggi di Malaysia.
Pada sektor transformasi digital, Prof. Akrim juga melakukan audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, di Jakarta untuk membahas penguatan ekosistem digital kampus dan akselerasi talenta digital.Karena itu, lapangan olahraga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan ekosistem kampus.
Kampus bukan hanya tempat untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menjaga kesehatan, membangun kedisiplinan dan memperkuat hubungan antarsesama. Faisal pun berharap kegiatan olahraga di lingkungan UMSU tidak berhenti sebagai agenda tahunan.
“Harapannya, event-event ini bisa diagendakan, tidak setiap tahun, tetapi mungkin setiap bulan. Semangat harus sehat,” katanya.
Ia juga memberikan pesan kepada tim yang belum berhasil meraih gelar juara agar tidak menjadikan kekalahan sebagai akhir dari perjuangan.
“Bagi yang tidak juara, ini bukan berarti kegagalan, tetapi pembelajaran untuk lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Pada penghujung acara, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi (WR RIPI) UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, serta Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan (WR SDK), Prof. Muhammad Qorib, M.A., bersama para kepala biro turut hadir dalam penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang.
Sorak kemenangan pun akhirnya menjadi milik Rektorat FC. Lima kali berturut-turut. Namun, jika trofi menjadi milik mereka, semangat yang lahir dari turnamen tersebut diharapkan menjadi milik seluruh keluarga besar UMSU.
Sebab, di balik skor 3-0, gol sang rektor dan pesta lima gelar, terdapat pesan yang lebih penting: kompetisi tidak harus memisahkan, kemenangan tidak harus mengalahkan persaudaraan, dan olahraga dapat menjadi energi untuk bekerja bersama membangun kampus yang semakin unggul seunggul unggulnya.
Bagi Rektorat FC, Piala Rektor UMSU 2026 akan tercatat sebagai sejarah baru.Bagi UMSU, semangat dari lapangan diharapkan terus berlanjut jauh setelah peluit pertandingan terakhir berbunyi: bergerak bersama, hidup sehat, memperkuat persaudaraan dan membawa UMSU melangkah lebih jauh. (*)
