SUPREMASI.id ~ Suasana akademik di Fakultas Hukum terasa berbeda pada Kamis (21/5/2026). Mahasiswa Semester VI mendapatkan kesempatan berharga mengikuti pembelajaran bersama Prof. Dr. Hariyanto, M.Hum., M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto sekaligus Editor in Chief Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi.
Kehadiran Prof. Dr. Hariyanto disambut antusias mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri menghadapi tahap akhir perkuliahan. Dalam kegiatan tersebut, beliau turut didampingi Kepala Laboratorium Hukum Dr. Ismail Koto, S.H., M.H.
Di hadapan mahasiswa, Prof. Dr. Hariyanto membawakan materi tentang metode penelitian yang dikemas secara aplikatif dan dekat dengan kebutuhan akademik mahasiswa hukum saat ini. Ia menekankan bahwa pemahaman metode penelitian bukan sekadar teori di dalam buku, melainkan fondasi utama dalam menyusun skripsi maupun artikel ilmiah yang berkualitas.
“Mahasiswa semester VI harus mulai memahami arah dan tujuan akhir dari proses perkuliahan. Mereka akan menghadapi tugas akhir berupa skripsi maupun publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional. Karena itu, memahami metode penelitian menjadi langkah paling mendasar,” ujarnya.
Dalam penyampaiannya, Prof. Hariyanto menjelaskan bahwa penelitian yang baik dimulai dari kemampuan mengidentifikasi masalah secara tepat, menyusun rumusan masalah yang terarah, menentukan kerangka teori, hingga memahami teknik penyusunan proposal penelitian sesuai kaidah akademik.
Tidak hanya itu, beliau juga mengupas tantangan dalam penulisan artikel ilmiah yang saat ini semakin menjadi kebutuhan mahasiswa dan akademisi. Menurutnya, banyak mahasiswa menganggap artikel ilmiah sebagai bentuk penelitian sederhana, padahal proses penyusunannya membutuhkan ketelitian dan kedalaman analisis yang kuat.
“Setiap jurnal memiliki karakteristik dan aturan penulisan yang berbeda, termasuk batasan halaman serta standar metodologi. Karena itu, penulis harus benar-benar memahami metode penelitian agar artikel yang dibuat memiliki kualitas akademik yang baik,” jelasnya.
Materi yang disampaikan berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar penyusunan proposal penelitian, teknik pengumpulan data, hingga strategi agar artikel ilmiah dapat diterbitkan pada jurnal terakreditasi.
Melalui kegiatan ini, Prof. Dr. Hariyanto berharap mahasiswa mampu membangun pola pikir penelitian yang sistematis sejak awal. Mulai dari penyusunan outline penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, hingga memahami alur berpikir penelitian secara utuh dan terstruktur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Hukum dalam memperkuat budaya akademik serta meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(*)
