SUPREMASI.id ~ Semangat meneliti dan berinovasi kembali menguat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Sebanyak 172 dosen penerima Hibah Internal UMSU Tahun 2026 menandatangani kontrak penelitian dan pengabdian dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kampus UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan, Senin (15/6/2026).
Program hibah internal dengan total pendanaan mencapai Rp2,4 miliar ini menjadi salah satu langkah strategis UMSU dalam membangun budaya riset yang kuat sekaligus meningkatkan kualitas publikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari 183 proposal yang diajukan, sebanyak 172 proposal dinyatakan lolos seleksi. Menariknya, pada tahun ini UMSU menghadirkan skema baru yang berfokus pada Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai bentuk penguatan identitas keilmuan dan nilai-nilai persyarikatan dalam pengembangan riset.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme dosen dalam mengikuti program hibah internal.
Menurutnya, capaian ini menunjukkan tumbuhnya semangat akademik yang semakin kuat di lingkungan kampus.
“Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh dosen. Dari sekitar 650 dosen, sebanyak 184 orang telah mengirimkan proposal hibah,” ujarnya.
Namun demikian, Prof. Akrim menegaskan bahwa penelitian dan pengabdian tidak boleh berhenti sebatas memenuhi kewajiban akademik. Kegiatan tersebut harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan institusi.
“Saya harap orientasinya pada dampak. Bagaimana program riset dan pengabdian ini bisa menyentuh semua bidang. Ke depan, tema-tema penelitian akan dibreakdown lagi, khususnya yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkapnya.
Ia juga mendorong para peneliti untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam setiap tahapan penelitian. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya memperkaya proses riset, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam membangun generasi akademisi yang produktif.
“Kita berharap hibah eksternal lebih banyak lagi yang lolos dan hibah internal ini menjadi wadah latihan agar penelitian kita semakin matang. Buatlah laporan dengan baik dan benar,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III UMSU Dr. Rudianto menegaskan bahwa penguatan riset dan publikasi merupakan bagian penting dari langkah besar UMSU menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
Menurutnya, tren peningkatan penelitian dan publikasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir harus terus dijaga melalui kolaborasi yang lebih luas, termasuk dengan peneliti dari berbagai negara.
“Tahun ini ada peningkatan dalam research dan publikasi. Harapannya research kita dapat berkolaborasi dengan peneliti luar negeri,” katanya.
Dr. Rudianto menjelaskan bahwa UMSU menargetkan pada tahun 2028 mulai memasuki fase rintisan World Class University, yang salah satu indikator pentingnya adalah reputasi akademik dan jejaring penelitian internasional.
“Setelah 2028, kita menuju rintisan world class university dalam pemeringkatan global. Academic reputation salah satunya diukur dari jejaring research internasional,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh aktivitas penelitian dan pengabdian harus selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs agar kontribusi akademik UMSU semakin terasa dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMSU, Dr. Muhammad Fitra Zambak, S.T., M.Sc, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima hibah tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pencairan dana hibah dilakukan secara bertahap untuk memastikan luaran penelitian dapat tercapai sesuai target.
“Tahapannya, dana hibah internal akan dicairkan 80 persen terlebih dahulu. Setelah luaran terpenuhi, barulah 20 persen sisanya diberikan,” jelasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan kontrak hibah internal secara simbolis yang diwakili oleh dr. Qarina Hasyala Putri, M.Biomed sebagai penerima hibah skema Dosen Pemula dan Muhammad Haris, S.Kom., M.Kom dari Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU sebagai penerima hibah skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Melalui program hibah internal ini, UMSU tidak hanya memberikan dukungan pendanaan bagi dosen, tetapi juga membangun ekosistem riset yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi. Dengan semakin banyaknya penelitian yang lahir dari kampus, UMSU berharap dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
