SUPREMASI.id – Perjalanan menuju panggung nasional terkadang berawal dari langkah-langkah sederhana. Bagi Imtiyaz Alnatanisa, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), mimpi itu tumbuh perlahan. Setahun lalu ia berada di ruang yang sama hanya sebagai bagian dari tim dokumentasi kegiatan. Kini, ia berdiri sebagai delegasi Sumatera Utara pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2026.
Imtiyaz tidak sendiri. Bersamanya, Tiara Ramadani, mahasiswi Program Studi Manajemen Perpajakan FEB UMSU, juga akan mewakili Sumatera Utara pada kategori Diploma. Keduanya dilepas secara resmi oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dalam acara yang berlangsung di Ruang Rapat VIP Kampus UMSU, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan, Sabtu (01/8/2026).
Imtiyaz didampingi dosen pembimbing Agus Sani, S.E., M.Sc., sedangkan Tiara mendapat pendampingan dari Dr. Edy Suprayetno, M.Pd. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan kampus mampu melahirkan mahasiswa yang siap bersaing di tingkat nasional.
Tim Akademik Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Syahrial Afandi, memberikan apresiasi atas keseriusan UMSU dalam membina mahasiswa berprestasi. Menurutnya, antusiasme mahasiswa UMSU mengikuti Pilmapres sangat tinggi dan didukung secara optimal melalui Student Research and Creativity Center (SRCC).
“Kami melihat mahasiswa UMSU sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan SRCC telah memfasilitasi mereka dengan sangat baik. Harapan kami tahun depan semakin banyak kategori yang dapat diikuti dan lolos ke tingkat nasional,” ujarnya.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim menyampaikan rasa bangga atas peningkatan capaian kampus pada Pilmapres tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya hanya satu mahasiswa yang berhasil melaju ke tingkat nasional, tahun ini jumlah tersebut bertambah menjadi dua orang.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten sekaligus menunjukkan kualitas mahasiswa UMSU yang terus berkembang.
“Saya berharap yang terbaik, tetapi mari kita melepas mahasiswa dengan penuh suka cita agar mereka tidak terbebani dan tetap percaya diri. Tahun lalu hanya satu mahasiswa yang lolos, sekarang menjadi dua. Ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” katanya.
Rektor juga menegaskan bahwa komitmen UMSU dalam mendukung prestasi mahasiswa akan terus diperkuat. Kampus akan menghadirkan berbagai fasilitas yang mampu menunjang kreativitas, inovasi, dan pengembangan potensi mahasiswa.
“Dukungan UMSU tidak akan pernah berkurang. Insya Allah berbagai fasilitas untuk kegiatan prestasi dan kreativitas mahasiswa akan terus kami perkuat,” tegasnya.
Bagi Prof. Akrim, Pilmapres bukan sekadar kompetisi untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, ajang tersebut merupakan ruang belajar yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. Karena itu, ia mendorong setiap fakultas dan program studi terus melakukan pembinaan serta mencari talenta-talenta terbaik untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi akademik.Ketua SRCC UMSU, Fatimah, menjelaskan bahwa keberhasilan dua mahasiswa tersebut tidak diraih secara instan.
Pembinaan dilakukan secara intensif selama hampir satu tahun melalui berbagai tahapan pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi.
“Persiapan Pilmapres dilakukan selama satu tahun. Bahkan untuk tahun depan pembinaannya sudah mulai kami siapkan sejak bulan ini. SRCC berusaha semaksimal mungkin agar adik-adik dapat mengikuti Pilmapres dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara yang memberikan dukungan dalam proses administrasi serta kepada pimpinan UMSU yang terus memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan mahasiswa berprestasi.
Di hadapan para pimpinan kampus, Imtiyaz mengungkapkan rasa syukur sekaligus harunya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan dapat menjadi finalis Pilmapres Nasional.
“Setahun yang lalu saya berada di ruangan ini sebagai tim dokumentasi. Hari ini saya berdiri sebagai delegasi nasional. Mohon doa dan restu agar saya dan Tiara dapat memberikan penampilan terbaik serta membawa kebanggaan bagi UMSU,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMSU, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pembinaan Pilmapres dimulai dari tingkat program studi sehingga keberhasilan mahasiswa juga mencerminkan kualitas pembinaan akademik di setiap fakultas.
Ia mengingatkan agar kedua delegasi menikmati setiap proses yang akan dijalani dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk terus berkembang.
“Jangan dijadikan beban, nikmati prosesnya. Kalian bukan hanya duta UMSU, tetapi juga duta LLDIKTI Wilayah I dan Sumatera Utara di tingkat nasional. Semoga mampu membawa prestasi yang membanggakan,” pesannya.
Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Biro Kemahasiswaan UMSU Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., M.I.Kom., Wakil Dekan III FEB UMSU M. Shareza Hafiz, S.E., M.Acc., Wakil Ketua SRCC UMSU, serta sejumlah pimpinan biro di lingkungan UMSU.
Keberangkatan Imtiyaz Alnatanisa dan Tiara Ramadani menjadi cerminan komitmen UMSU dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar mengirim delegasi ke tingkat nasional, kampus terus menumbuhkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap mengharumkan nama Sumatera Utara serta Indonesia melalui prestasi akademik. (*)
