SUPREMASI.id – Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Sumatera Utara menggelar puncak resepsi Milad ke-109 dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, Senin (6/7), di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Peringatan milad tersebut semakin istimewa dengan penyelenggaraan Expo 50 UMKM Perempuan sebagai wujud komitmen ‘Aisyiyah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kaum perempuan.
Kegiatan ini dihadiri langsung Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes yang hadir secara daring.
Hadir pula Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Irwan Syahputra, M.A dan Bendahara PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., serta Ketua PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag.,.
Turut hadir Ketua BPH UMSU Prof. Dr. H. Agussani, M.AP., beserta jajaran, Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara, serta para tokoh Muhammadiyah dan mitra strategis.
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., mengatakan tema Milad ke-109 tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari persoalan lingkungan hingga pentingnya membangun budaya damai.
“Tema ini tidak pernah usang dimakan zaman karena persoalan-persoalan itu masih kita hadapi hingga hari ini. Kami berharap kader-kader ‘Aisyiyah terus membawa persatuan dan tidak memperuncing perbedaan. Perdamaian harus diawali dari keluarga yang sakinah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran ‘Aisyiyah untuk memperkuat konsolidasi organisasi dalam menyongsong Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49.
“Mari seluruh PW ‘Aisyiyah merapatkan barisan untuk menyukseskan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Kepakkan sayap dan terbang tinggi membawa pencerahan. Semoga ini menjadi penguat kita menuju Muktamar ke-49,” katanya.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara yang kembali memilih UMSU sebagai lokasi penyelenggaraan resepsi Milad. Menurutnya, ‘Aisyiyah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar UMSU.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Akrim yang juga menjadi bagian dari Panitia Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2027 memaparkan perkembangan pembangunan Auditorium Berkemajuan yang kini telah mencapai progres sekitar 56 persen dengan nilai investasi sekitar Rp135 miliar dan ditargetkan selesai pada Juni 2027.
Sementara pembangunan Waidah Sport Hall telah mencapai sekitar 88 persen dan ditargetkan rampung pada September 2026 sehingga siap digunakan pada Milad Muhammadiyah ke-114. Adapun pembangunan masjid kampus saat ini telah mencapai sekitar 12 persen.
Rektor juga menjelaskan konsep pengembangan UMSU yang berlandaskan nilai Islam, Melayu, dan Modern (IMM), termasuk rencana pembangunan UMSU Garden sebagai ikon baru kawasan kampus terpadu.
“Semoga ‘Aisyiyah semakin kokoh dalam pergerakan, semakin luas pengabdiannya, semakin maju pemikirannya, dan semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., mengatakan Milad ke-109 menjadi momentum untuk memperkuat dakwah yang menghadirkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin melalui kasih sayang, kepedulian, dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Aisyiyah memberi perhatian pada dakwah dan perdamaian dengan mengedepankan nilai-nilai Rahmatan lil Alamin melalui perluasan kasih sayang dan kepedulian tanpa batas. Perdamaian dibangun melalui literasi dan perlindungan bagi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak yang hingga kini masih banyak mengalami intimidasi dan kekerasan,” ujarnya.
Bendahara PW Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., turut memberikan apresiasi atas kiprah nyata ‘Aisyiyah yang dinilainya selalu hadir lebih dahulu dalam berbagai aksi kemanusiaan, termasuk saat terjadi bencana di Serdang Bedagai dan Langkat.
“Ketika kami datang, masyarakat mengatakan bahwa ibu-ibu ‘Aisyiyah sudah lebih dahulu berada di lokasi. Ini membuktikan bahwa ‘Aisyiyah selalu bergerak melalui tindakan nyata,” katanya.
Menurutnya, UMSU akan terus menjadi mitra strategis ‘Aisyiyah melalui penguatan kepemimpinan perempuan, pengembangan riset, serta kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut turut diperkuat melalui kolaborasi dengan Maybank Indonesia. Regional Director Maybank Indonesia, Erlina Salim, mengatakan kerja sama dengan ‘Aisyiyah merupakan bagian dari upaya memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Momentum resepsi Milad juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara dan Maybank Indonesia senilai Rp1,492 miliar untuk mendukung pembinaan 50 pelaku UMKM perempuan dari kelompok mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi kreatif bersama Maybank Islamic.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan nazar dari Hj. Yurnaida, S.Ag senilai Rp100 juta kepada PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara.Melalui resepsi Milad ke-109 ini, PW ‘Aisyiyah Sumatera Utara menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan diwujudkan melalui penguatan kolaborasi, pemberdayaan perempuan, pengembangan ekonomi umat, serta kepedulian terhadap kelompok rentan.
Semangat tersebut diharapkan menjadi modal penting menuju Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 sekaligus memperluas kontribusi ‘Aisyiyah bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. (*)
