SUPREMASI.id – Empat puluh delapan tahun bukan sekadar penanda usia bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Perjalanan panjang itu menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, menyiapkan generasi yang mampu menjawab perubahan zaman.
Di tengah derasnya arus transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga ekonomi berbasis teknologi, FEB UMSU memilih menjawab tantangan dengan langkah nyata: melahirkan dua program studi baru.
Pada Sabtu (18/7/2026), di Auditorium UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan, FEB UMSU secara resmi meluncurkan Program Studi Bisnis Digital serta Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pajak. Peluncuran ditandai dengan prosesi hand scanning oleh jajaran Badan Pembina Harian (BPH), pimpinan universitas, dan pimpinan fakultas.
Momen tersebut sekaligus menjadi penanda dibukanya penerimaan mahasiswa baru untuk kedua program studi tersebut.Prosesi itu bukan hanya simbol peresmian, melainkan juga representasi tekad FEB UMSU untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Di balik sentuhan tangan para pemimpin universitas, tersimpan harapan agar lahir lulusan yang tidak sekadar menguasai teori, tetapi juga mampu memimpin perubahan di era digital.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa Milad ke-48 harus menjadi energi baru bagi seluruh sivitas akademika FEB UMSU. Menurutnya, perjalanan sebuah fakultas tidak diukur dari lamanya berdiri, melainkan dari kemampuannya menjawab tantangan zaman.
Ia menilai perkembangan Artificial Intelligence, ekonomi digital, hingga keuangan digital telah mengubah wajah dunia secara cepat. Karena itu, perguruan tinggi harus menjadi pelopor perubahan.
“Milad ke-48 FEB ini menjadi bukti konsistensi dalam melahirkan insan akademik yang unggul, berintegritas, berjiwa kewirausahaan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Lebih jauh, Prof. Akrim berharap FEB UMSU mampu melahirkan future ready graduates—lulusan yang adaptif, memiliki integritas tinggi, jiwa kepemimpinan, semangat kewirausahaan, sekaligus kepedulian sosial.”Semoga FEB UMSU menjadi pusat pendidikan yang unggul dan inovatif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” katanya.
Semangat yang sama disampaikan Dekan FEB UMSU, Dr. Radiman Sutan, S.E., M.Si. Baginya, peluncuran dua program studi baru merupakan bagian dari transformasi besar yang sedang dijalankan fakultas untuk menjawab perubahan ekonomi global.
Ia mengingatkan bahwa FEB UMSU memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 1980. Perjalanan selama puluhan tahun itu dibangun melalui dedikasi banyak pihak yang meletakkan fondasi kokoh bagi perkembangan fakultas hingga saat ini.
“Alhamdulillah, pada momentum yang berbahagia ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis terus lahir, tumbuh, dan berkembang. Fakultas ini memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 1980 dan terus menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” ungkapnya.
Menurut Radiman, capaian yang diraih hari ini merupakan buah dari pengabdian para pendahulu yang telah membangun FEB UMSU dengan penuh ketulusan.
“Tanpa adanya semangat dari para pendahulu, tentu FEB tidak akan berada pada posisi saat ini. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian seluruh pihak yang telah membawa FEB UMSU menjadi fakultas yang unggul dan dicintai,” tuturnya.
Milad ke-48 FEB UMSU juga menghadirkan beragam kegiatan yang mencerminkan wajah fakultas yang dinamis. Kompetisi akademik seperti Olimpiade Akuntansi dan debat ekonomi berjalan berdampingan dengan perlombaan olahraga, seni, hingga e-sports Mobile Legends. Anak-anak TK dan SD turut memeriahkan melalui lomba mewarnai, sementara dosen, tenaga kependidikan, dan organisasi mahasiswa berpartisipasi dalam mini soccer, tenis meja, serta lomba memasak.
Di halaman kampus, bazar dan Expo UMKM yang melibatkan 50 tenant menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan pelaku usaha, memperlihatkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga hadir melalui interaksi dengan masyarakat dan dunia industri.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan kuliah umum yang menghadirkan Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sekaligus Manager Partnership, Abdul Rahman, S.M., M.MTr., CGRCP, QRMP, QRMO, CJAT, bersama perwakilan Garuda Spark Innovation Hub, Padlian Chairi, S.Kom.
Kehadiran para praktisi tersebut memperkaya wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi dan transformasi digital yang kini menjadi bagian penting dalam dunia bisnis.
Momentum Milad juga menjadi ajang apresiasi melalui FEB Awards. Penghargaan dosen terbaik diberikan kepada Assoc. Prof. Dr. Ade Gunawan, M.Si., disusul Asrizal Effendi Nasution, S.E., M.Si., dan Assoc. Prof. Nel Arianti, S.E., M.Si.Sementara itu, Tiara Ramadani dari Program Studi D-III Manajemen Pajak menerima penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi bidang akademik.
Penghargaan bidang non-akademik diraih Tasya Felicia Utami Br. Kacaribu dari Program Studi Akuntansi, sedangkan Elvina Nur Annisa dari Program Studi Ekonomi Pembangunan memperoleh penghargaan sebagai mahasiswa yang memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan sejarah fakultas, FEB UMSU juga memberikan penghargaan kepada para dekan terdahulu, yakni H. Bahdin Nur Tanjung, S.E., M.M., H. Muis Fauzi Rambe, S.E., M.M., Zulhaspan Tupti, S.E., M.Si., serta Dr. H. Januri, S.E., M.M., M.Si. Penghargaan itu menjadi pengingat bahwa kemajuan hari ini lahir dari estafet kepemimpinan yang terus dijaga selama puluhan tahun.
Peluncuran dua program studi baru pada Milad ke-48 bukan sekadar penambahan pilihan akademik. Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa FEB UMSU terus bergerak mengikuti denyut perubahan dunia. Dengan pengalaman yang telah ditempa selama hampir setengah abad, fakultas ini kini membuka lembaran baru untuk menyiapkan generasi ekonomi dan bisnis yang siap menghadapi masa depan—berbekal ilmu, teknologi, karakter, serta nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi utamanya.(*)
