SUPREMASI.id ~ Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton (FH UM Buton) melakukan kunjungan benchmarking ke Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) di Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan akademik serta penguatan mutu pendidikan hukum.
Rombongan FH UM Buton dipimpin oleh Kepala Program Studi Ilmu Hukum, Samsul, S.H., M.H., didampingi Waode Novita Ayu Muthmainna, S.H., M.H. selaku Anggota Gugus Jaminan Mutu.
Sementara itu, FH UMSU menyambut langsung kunjungan tersebut melalui Dekan Fakultas Hukum Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum., Wakil Dekan III Dr. Atikah Rahmi, S.H., M.H., serta jajaran pimpinan dan pengelola fakultas, di antaranya Dr. Faisal Riza, S.H., M.H., Dr. Lilawati Ginting, S.H., M.Kn., Dr. Ismail Koto, S.H., M.H., Rajarif Syah Akbar, S.H., M.H. selaku Sekretaris Laboratorium, dan Rezky Siregar, S.H., M.H. bersama Satiya Citra Dewi selaku Kepala Divisi.
Dalam sambutannya, Dekan FH UMSU menyampaikan apresiasi atas kunjungan FH UM Buton dan menegaskan bahwa kedua institusi memiliki visi yang sama, yakni mencetak lulusan hukum yang kompeten, berintegritas, serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan benchmarking ini menjadi ruang strategis untuk saling belajar dan memperkuat peran fakultas hukum dalam pengembangan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Samsul menyampaikan harapan agar FH UM Buton dapat mengambil inspirasi dari pengelolaan akademik FH UMSU, sekaligus membangun kolaborasi berkelanjutan yang saling menguntungkan.
Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam diskusi, antara lain pengelolaan laboratorium hukum dan peradilan semu, sistem Gugus Jaminan Mutu serta audit internal, pengelolaan program studi dan layanan akademik, hingga pemanfaatan media pembelajaran daring dan monitoring evaluasi pembelajaran (MONEF).
Dari hasil diskusi tersebut, kedua fakultas sepakat untuk menjalin kerja sama kolaboratif yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman. Bentuk kerja sama yang direncanakan meliputi pertukaran materi pembelajaran, pelaksanaan pelatihan bersama, kolaborasi kegiatan ilmiah, serta berbagi panduan pengelolaan akademik.
Pelaksanaan kerja sama perdana direncanakan dimulai pada Maret 2026, dengan agenda pelatihan pengelolaan laboratorium peradilan semu dan penguatan sistem mutu pendidikan.
Kegiatan benchmarking ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama, dengan harapan sinergi antara FH UM Buton dan FH UMSU dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan hukum di Indonesia.(*)
