SUPREMASI.id ~ Penuh semangat dan haru terasa di Ruang VIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Selasa (19/5). Lima mahasiswa terbaik UMSU resmi dilepas untuk mengikuti program Student Exchange di INTI International University, Malaysia, sebuah perguruan tinggi ternama yang menjadi mitra strategis UMSU dalam pengembangan pendidikan internasional.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, didampingi pimpinan fakultas, program studi, serta jajaran Office of International Cooperation (OIC) UMSU. Program ini menjadi batch keempat yang sukses dijalankan dan menegaskan komitmen UMSU dalam memperluas jejaring akademik global bagi mahasiswanya.
Kelima mahasiswa yang terpilih berasal dari berbagai program studi, yakni tiga mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), satu mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta satu mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam (FAI).
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Rudianto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa melewati proses seleksi yang cukup ketat. Menurutnya, kesempatan belajar di luar negeri bukan hanya pengalaman akademik biasa, tetapi juga langkah penting membangun kualitas diri dan daya saing global.
“INTI bukan kampus biasa. Mereka bekerja sama dengan banyak perguruan tinggi terbaik, termasuk dari Indonesia. Tidak semua kampus bisa mempertahankan kerja sama ini dalam jangka panjang, tetapi UMSU menjadi salah satu yang konsisten dan berkomitmen,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kerja sama antara UMSU dan INTI Malaysia memiliki landasan resmi yang kuat melalui penandatanganan nota kesepahaman di hadapan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia. Program tersebut juga didukung dalam skema hubungan antarpemerintah atau government to government (GtoG).
Bagi mahasiswa, lanjutnya, program pertukaran pelajar membuka banyak peluang yang akan sangat bermanfaat di masa depan. Tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan komunikasi internasional, hingga kesiapan memasuki dunia kerja global.
“Saya selalu menyampaikan bahwa ada empat hal utama yang akan didapat mahasiswa, yaitu keterampilan baru, pengalaman internasional, networking, dan peluang kerja. Ini kesempatan besar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Semangat serupa juga disampaikan Wakil Dekan III FEB UMSU, Muhammad Shareza Hafiz, S.E., M.Acc. Ia mengingatkan para peserta agar mampu menjaga nama baik kampus sekaligus cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Kalian telah melalui proses panjang dan terseleksi. Harapannya, kalian bisa cepat menyesuaikan diri, percaya diri, dan menunjukkan performa terbaik selama berada di Malaysia,” ujarnya.
Di tengah suasana pelepasan, rasa bangga dan syukur juga dirasakan para mahasiswa peserta program. Perwakilan mahasiswa, Reysha Amanda Putri, mengaku antusias mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan internasional.
“Terima kasih atas dukungan dari UMSU, tim OIC, bapak ibu dosen, dan program studi. Kami sangat senang karena bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan internasional yang tentu akan sangat berharga bagi masa depan kami,” ungkapnya.
Program Student Exchange ini menjadi salah satu langkah nyata UMSU dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa di tingkat global, terutama dalam kemampuan bahasa Inggris, adaptasi lintas budaya, dan penguatan jejaring internasional. Pengalaman belajar di luar negeri diharapkan mampu melahirkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional sekaligus membawa wawasan baru kembali ke lingkungan kampus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan I FISIP UMSU Assoc. Prof. Dr. Abrar Adhani, S.Sos., M.I.Kom, pimpinan program studi dari FEB, FISIP, dan FAI, Ketua OIC UMSU Rafieqah Nalar Rizky, S.Sos., M.A beserta jajaran.(*)
