SUPREMASI.id ~ Ruang kerja Bupati Deliserdang di Lubuk Pakam, Selasa (7/4), terasa hangat ketika Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof. Dr. Agussani, MAP, memaparkan perkembangan pembangunan kampus terpadu UMSU yang berlokasi di Desa Saintis, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pertemuan tersebut bukan sekadar audiensi formal, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan kawasan.
Di hadapan Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, Prof. Agussani menjelaskan bahwa pembangunan dua fasilitas utama kampus terpadu, yakni Auditorium Berkemajuan dan Walidah Sport Hall, terus menunjukkan progres signifikan.
“Alhamdulillah, pembangunan Auditorium Berkemajuan saat ini telah mencapai sekitar 38 persen, sementara Walidah Sport Hall sudah 75 persen,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor didampingi sejumlah pimpinan UMSU, di antaranya Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Triono Eddy, S.H., M.Hum, Dekan Fakultas Kedokteran dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT-KL., Subsp.Rino(K), serta jajaran pimpinan lainnya.
Mempersiapkan Infrastruktur untuk Agenda Besar
Pembangunan kampus terpadu UMSU tidak hanya berfokus pada gedung perkuliahan, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur pendukung. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah kebutuhan pelebaran akses jalan menuju kawasan kampus.
Menurut Prof. Agussani, perbaikan jalan tersebut menjadi kebutuhan mendesak, tidak hanya untuk mendukung aktivitas akademik, tetapi juga untuk mengantisipasi mobilitas besar saat pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah tahun 2027 yang direncanakan berlangsung di lokasi tersebut.
Kampus terpadu ini memang dirancang sebagai kawasan pendidikan modern yang terintegrasi. Selain fasilitas akademik, UMSU juga membangun berbagai sarana pendukung, termasuk dua bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.
Menariknya, fasilitas tersebut juga terintegrasi dengan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan yang disiapkan sebagai bagian dari rantai pasok pangan. Konsep ini menunjukkan komitmen UMSU dalam mengembangkan ekosistem pendidikan yang produktif dan berkelanjutan.
Tidak hanya di Desa Saintis, UMSU juga mengembangkan SPPG di Kecamatan Sibiru-biru, tepatnya di area perkebunan sawit milik kampus. Di kawasan yang sama, UMSU juga tengah membangun pabrik air mineral kemasan sebagai bagian dari pengembangan unit usaha institusi.
Penguatan Fakultas Kedokteran
Selain pembangunan fisik, perkembangan akademik juga menjadi fokus utama. Prof. Agussani menyampaikan bahwa Fakultas Kedokteran UMSU kini terus berkembang dengan penambahan program studi spesialis, di antaranya spesialis bedah dan spesialis paru.
Program tersebut melengkapi prodi yang telah lebih dahulu ada, seperti Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer serta program Magister Biomedis.
Ia berharap program spesialis lain dapat segera memperoleh izin operasional, terutama dengan dukungan RSU Amri Tambunan yang berperan sebagai rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran UMSU.
Dukungan Pemerintah Daerah
Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran pembangunan kampus terpadu UMSU agar dapat selesai sesuai target waktu.
Menurutnya, kehadiran fasilitas seperti auditorium dan sport hall tidak hanya penting bagi UMSU, tetapi juga akan menjadi kebanggaan masyarakat Deliserdang karena akan digunakan dalam agenda besar Muktamar Muhammadiyah 2027.
“Keberadaan kampus terpadu UMSU di Deliserdang tentu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan sekaligus pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, S.S., M.M.
Bupati juga mengapresiasi kehadiran mahasiswa program pendidikan dokter spesialis UMSU di RSU Amri Tambunan. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan rencana pengembangan rumah sakit ke depan, sekaligus memperkuat peran RSUD sebagai pusat layanan kesehatan dan pendidikan.
Harapan dan Kolaborasi ke Depan
Audiensi tersebut juga diwarnai dengan rencana kunjungan langsung Bupati Deliserdang untuk melihat progres pembangunan kampus terpadu UMSU. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk hadir saat peresmian operasional SPPG MBG UMSU di Kecamatan Sibiru-biru.
Harapan besar pun disematkan agar keberadaan kampus terpadu ini tidak hanya membawa nama UMSU, tetapi juga turut mengangkat citra Kabupaten Deliserdang sebagai kawasan yang maju dalam bidang pendidikan.
Dari ruang audiensi itu, terlihat jelas bahwa pembangunan kampus terpadu UMSU bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari visi besar membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah—sebuah langkah bersama menuju kemajuan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.(*)
