SUPREMASI.id ~ Suasana Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (27/4), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik memenuhi ruangan dengan antusias. Di hadapan mereka, para pimpinan kampus dan jajaran PT Adhi Karya (Persero) Tbk duduk berdampingan, menandai sebuah momentum penting: pertemuan dunia akademik dengan dunia industri.
Hari itu, UMSU resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Adhi Karya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di tingkat universitas, serta Memorandum of Agreement (MoA) bersama Fakultas Teknik UMSU. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP bersama Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Moeharmein Zein Chaniago, yang pada kesempatan itu diwakili Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman, Ir. Yan Arianto, ST, MM.
Sementara untuk tingkat fakultas, penandatanganan MoA dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik UMSU Assoc. Prof. Ade Faisal, ST, MSi, PhD bersama Kepala Adhi Learning Center Ir. Tanti Indriastuti, ST, MM serta Direktur Human Capital & Legal PT Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata.
Alumni yang Kembali Membawa Inspirasi
Bagi UMSU, kerja sama ini terasa lebih istimewa karena sosok Direktur Utama PT Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, merupakan alumni Fakultas Teknik UMSU. Hal ini menjadi simbol bahwa lulusan kampus daerah mampu menembus puncak kepemimpinan nasional.
Rektor UMSU, Prof. Agussani, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kolaborasi tersebut.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kami juga bangga karena Direktur Utama PT Adhi Karya merupakan alumni Fakultas Teknik UMSU,” ujarnya.
Menurutnya, kemitraan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui seminar, pelatihan, magang, hingga keterlibatan langsung industri dalam proses pembelajaran.
Dari Ruang Kelas ke Dunia Proyek Nyata
PT Adhi Karya menegaskan komitmennya untuk membuka ruang belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa. Melalui program ADHI Mengajar, perusahaan ingin menghadirkan pengalaman nyata dari lapangan ke dalam lingkungan kampus.
Ir. Yan Arianto mengatakan, sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah membangun berbagai proyek strategis di Indonesia, Adhi Karya siap berbagi pengalaman teknis dan manajerial kepada generasi muda.
“Kami ingin memberikan sharing knowledge yang aplikatif dan berbasis pengalaman lapangan, sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang praktik industri,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Kampus harus menjadi pusat inovasi, kewirausahaan, solusi sosial, dan kekuatan pembangunan daerah maupun nasional.
Menurutnya, UMSU memiliki modal besar untuk tumbuh menjadi kampus unggul dan berdampak luas, terutama dengan posisi strategisnya di Sumatera Utara.
Mahasiswa Berprestasi Dapat Dukungan Pendidikan
Pada kesempatan itu, PT Adhi Karya juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada tiga mahasiswa berprestasi UMSU, yakni:
- Maura Fryschylla
- Zafira Camila
- Aurelio Khairullah Zulkarnain
Pemberian bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa.
Kuliah Praktisi yang Menghidupkan Auditorium
Puncak acara ditandai dengan sesi kuliah praktisi bertema “Metode Pelaksanaan Konstruksi Jembatan Fly Over Bentang Panjang” yang disampaikan oleh Ir. Siswanto, ST, MMT, General Manager Departemen Perkeretaapian PT Adhi Karya.
Dengan dipandu moderator Ir. Tondi Amirsyah Putera, ST, MM, IPM, sesi berlangsung dinamis. Mahasiswa aktif bertanya mengenai tantangan konstruksi modern, teknologi pembangunan jembatan, hingga kebutuhan kompetensi insinyur masa depan.
Auditorium pun berubah menjadi ruang dialog antara teori kampus dan realitas proyek nasional.
Menyiapkan Lulusan Teknik yang Siap Pakai
Dekan Fakultas Teknik UMSU, Assoc. Prof. Ade Faisal, menilai kerja sama ini sangat penting dalam meningkatkan mutu akademik dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Ia mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai sarana belajar langsung dari para praktisi.
“Ini kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menambah wawasan, kompetensi, serta memahami kebutuhan dunia kerja secara lebih nyata,” ujarnya.
Kolaborasi UMSU dan PT Adhi Karya diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan: menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, memperkuat riset terapan, membuka peluang magang dan kerja, hingga menumbuhkan inovasi mahasiswa.
Di tengah tuntutan zaman yang terus berubah, jembatan antara kampus dan industri kini semakin kokoh dibangun di UMSU. Dari Medan, langkah besar itu dimulai.(*)
