SUPREMASI.id ~ Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menegaskan komitmennya dalam menjawab tantangan zaman. Di tengah derasnya arus transformasi digital, kampus ini resmi menerima Surat Keputusan (SK) pendirian Program Studi (Prodi) Sarjana Bisnis Digital di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Penyerahan SK tersebut berlangsung pada Rabu (6/5) di Kantor LLDikti Wilayah I Sumatera Utara, Jalan Sempurna No. 8, Medan. SK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) itu diserahkan oleh Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kerja Sama LLDikti Wilayah I, Dr. Rika Devi Yanti Nasution, mewakili Kepala LLDikti, Prof. Saiful Anwar Matondang.
Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh optimisme. Dr. Rika mengungkapkan kebanggaannya atas capaian UMSU yang dinilai cepat dan progresif dalam mengembangkan program studi baru.
“Kami merasa bangga karena UMSU sangat responsif dalam menambah dan mengembangkan program studi. Proses perizinan Prodi Bisnis Digital ini juga berjalan dengan baik hingga akhirnya dapat diselesaikan,” ujarnya.
Bagi UMSU, kehadiran Prodi Bisnis Digital bukan sekadar penambahan program akademik, melainkan bagian dari strategi besar menghadapi era ekonomi berbasis teknologi. Rektor UMSU, Prof. Akrim, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya SK tersebut sekaligus mengapresiasi pendampingan LLDikti selama proses pengajuan.
“Prosesnya kurang lebih enam bulan. Alhamdulillah, hari ini kita menerima hasilnya. Ini menjadi langkah penting bagi UMSU untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Akrim.
Ia menegaskan, Prodi Bisnis Digital dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu berinovasi di ranah digital. Harapannya, program ini dapat mendorong lahirnya wirausaha muda dan startup yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Prodi ini hadir untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang. Kami ingin mencetak generasi yang adaptif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi di era digital,” tambahnya.
Tak berhenti di situ, UMSU juga tengah mengajukan sejumlah program studi baru lainnya, seperti Psikologi, Hubungan Internasional, Anestesi, dan Cyber Security. Langkah ini menunjukkan keseriusan kampus dalam memperluas akses pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Penyerahan SK ini turut dihadiri jajaran pimpinan UMSU, di antaranya Sekretaris BPH Dr. Mutholib, anggota BPH Drs. H. Dalail Ahmad, Dekan FEB Dr. Radiman beserta para wakil dekan, ketua program studi, tim Taspos FEB, serta kepala biro di lingkungan UMSU.
Dengan hadirnya Prodi Bisnis Digital, UMSU tidak hanya menambah pilihan studi bagi calon mahasiswa, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai kampus yang adaptif terhadap perubahan dan siap berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.(*)
