SUPREMASI.id ~ Ramadan tidak hanya menjadi bulan untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan kolaborasi. Semangat inilah yang terasa dalam kegiatan Temu Media dan Buka Puasa Bersama yang digelar Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan Wilayah I (KPW LPS I) bersama puluhan jurnalis Sumatera Utara di Medan, Selasa (10/3).
Dalam suasana yang penuh kehangatan, sekitar 35 jurnalis dari media cetak, elektronik, dan digital tampak berbaur bersama jajaran LPS. Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat antara lembaga penjamin simpanan tersebut dengan media sebagai mitra penyampai informasi kepada publik.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang mempertegas pentingnya peran media dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya terkait fungsi LPS dalam menjamin simpanan nasabah perbankan serta menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Direktur Group Penanganan Klaim Polis yang juga Pejabat Lama KPW LPS I, Muhamad Yusron, menegaskan bahwa hubungan antara LPS dan media bukan sekadar relasi kelembagaan, tetapi merupakan kemitraan strategis yang memiliki tujuan besar dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap sektor keuangan.
“Media massa memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara LPS dan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kontribusi media dalam membantu menyampaikan edukasi mengenai tugas dan fungsi LPS, termasuk dalam penjaminan simpanan perbankan, menjaga stabilitas sistem perbankan, hingga pengembangan peran LPS ke depan dalam penjaminan polis asuransi,” ungkap Yusron.
Ia juga berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, sehingga setiap kebijakan dan informasi strategis dapat tersampaikan secara tepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
Dari sisi media, inisiatif LPS ini dinilai sebagai langkah positif dalam membangun transparansi informasi publik. Perwakilan jurnalis, Irsan Mulyadi, menyampaikan bahwa akses informasi yang terbuka dari lembaga resmi menjadi modal penting bagi jurnalis dalam menyajikan pemberitaan yang berkualitas.
Menurutnya, hubungan yang baik antara media dan institusi publik akan berdampak langsung pada kualitas informasi yang diterima masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan.
Menjelang azan Maghrib, kegiatan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Abidin Azhar Nasution. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh integritas dan kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Nilai hablum minannas atau menjaga hubungan antarmanusia, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan, baik dalam dunia profesional maupun kehidupan sosial.
Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum berbuka puasa. Suasana cair yang terbangun dalam perbincangan santai usai berbuka menjadi simbol bahwa hubungan LPS dan media tidak hanya terjalin secara profesional, tetapi juga secara personal.
Melalui kegiatan ini, KPW LPS I menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang konstruktif dengan media di Sumatera Utara. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan informasi mengenai peran LPS dalam penjaminan simpanan dan resolusi bank dapat tersampaikan lebih luas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.
Lebih dari sekadar buka puasa bersama, pertemuan ini menjadi refleksi bahwa komunikasi yang baik, keterbukaan informasi, serta semangat kolaborasi adalah kunci dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(*)
